Pengertian Dan Spesifikasi Fitur Efaktur Pajak

efaktur pajak

Efaktur pajak merupakan sebuah aplikasi yang menjadi kewenangan Direktorat Jenderal Pajak untuk bisa menerbitkan faktur pajak. Aplikasi ini menjawab segala permasalahan yang berhubungan dengan faktur pajak.

Mengingat banyak sekali muncul faktur fiktif, kemudian faktur ganda, sebuah perusahaan terlambat menerbitkan faktur pajak dan faktur yang dicetak oleh orang yang tidak berwenang. Dengan menggunakan efaktur pajak, maka semua yang berhubungan dengan faktur bisa terkoordinir dengan baik. Sehingga masyarakat bisa lebih taat terhadap pajak yang berlaku untuk usahanya.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas apa sih yang dinamakan dengan efaktur pajak. Lalu bagaimana pula kita bisa menggunakannya secara resmi?

Apa yang Dimaksud Dengan Efaktur Pajak?

Efaktur pajak merupakan sebuah istilah yang akan sering kita temui dalam dunia perpajakan. Dimana bentuknya adalah sebuah aplikasi yang akan mempermudah kerja kita dalam menerbitkan faktur pajak. Sistem ini berjalan dibawah pengawasan Direktorat Jenderal Pajak langsung atau mitra resmi yang telah ditunjuk oleh DJP dalam mengelola aplikasi pajak online. Selain Direktorat Jenderal Pajak langsung yang menangani faktur pajak, kamu juga bisa menggunakan aplikasi perpajakan dari Klikpajak untuk mempermudah pekerjaanmu dalam mengurus pajak. Termasuk dalam mengeluarkan faktur pajak lewat efaktur. Biasanya efaktur pajak akan sangat dibutuhkan oleh Pengusaha Kena Pajak yang ingin membuat maupun melaporkan faktur pajak perusahaannya.

Kelebihan Aplikasi Efaktur Pajak dari Direktorat Jenderal Pajak

Seperti yang kita pahami bahwa efaktur pajak merupakan aplikasi yang berada dibawah pengawasan DJP. Dimana aplikasi ini akan membantu kamu dalam pengelolaan dan pelaporan pajak. Yaitu dengan jalan faktur pajak diunggah dan mendapatkan persetujuan. Persetujuan akan kamu peroleh apabila DJP sudah menyalin semua data faktur pajak yang kamu buat, kemudian melakukan rekonsiliasi informasi faktur berdasarkan aturan yang berlaku. Setelah itu DJP akan memberikan status approval lewat QR Code di lembar faktur pajak tersebut.

READ  UPAYA PEMULIHAN EKONOMI SECARA MENYELURUH, KEMENTERIAN BUMN GELAR PADI UMKM VIRTUAL EXPO 2021

Jika pengajuan pencetakan faktur pajak rejected oleh DJP biasanya karena adanya data yang salah pada faktur yang kamu unggah. Sehingga memerlukan sedikit perbaikan dan perlu kamu ajukan kembali untuk approval. Dengan adanya efaktur pajak kita bisa mengawasi berbagai faktur pajak keluaran sehingga keamanannya jauh lebih terjamin. Selain itu dengan menggunakan aplikasi ini tidak ada lagi yang curang dalam menerbitkan faktur dan terlambat menerbitkan faktur pajak.

Efaktur Pajak dan Spesifikasinya

Sebelum kita membahas bagaimana menggunakan aplikasi ini mari kita berbicara bagaimana kita bisa mendapatkannya. Untuk bisa menikmati segala fitur pada aplikasi efaktur maka terlebih dahulu kita harus mengunduhnya dan mengaktifkannya. Nah untuk mengunduhnya kamu bisa mengakses situs efaktur.pajak.go.id/aplikasi atau dengan jalan menggunakannya lewat aplikasi pajak online yang mempunyak fitur efaktur dari DJP. Nah kamu bisa download sesuai dengan OS yang kamu pakai yaitu apakah Windows, Mac atau Linux.

Sejak Oktober 2020 kemaren efaktur pajak sudah bisa kamu download dengan versi 3.0. Yang harus kamu lakukan terlebih dahulu setelah mendownload aplikasi  adalah membuat akun efaktur dan memastikan bahwa kalian sudah terdaftar dalam Pengusaha Kena Pajak. Apabila kamu belum menjadi Pengusaha Kena Pajak resmi maka kamu bisa menginstall efaktur pajak versi 2.2.

Pada efaktur pajak 3.0 kamu sudah tak perlu lagi melakukan input data secara manual. Data tersebut juga sudah terintegrasi dengan DJP dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk keperluan ekspor impor. Nah pihak Pengusaha Kena Pajak Hanya perlu melakukan pengawasan dan penyocokkan data faktur pajak masukan dan juga keluaran dalam sebuah periode SPT Masa PPN.  Selain itu pada pembaharuan efaktur ini terdapat pula fitur prepopulated. Fitur ini merupakan sebuah fitur yang bisa mengolah dan menyediakan data dari database yang ada. Sehingga Pengusaha Kena Pajak hanya perlu melakukan pelacakan data, penyocokkan dan konfirmasi kebenaran data yang ditampilkan. Adanya fitur ini akan memudahkan kamu dalam mengolah pajak masukan, informasi impor barang lebih mudah kamu dapatkan, SPT Masa PPN akan lebih mudah dan sinkronisasi untuk kode cap fasilitas juga lebih gampang.

READ  6 Cara Melunasi Cicilan Tanpa Rasa Khawatir
Author: rama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *